SEJARAH

Sejarah Barisan Pelopor (Bapor)

 

Barisan Pelopor (Bapor) lahir atas inisiasi yang dipengaruhi oleh minimnya militasi dari anggota SPSI. Pasca musyawarah FSP LEM SPSI pada tgl 28 Maret 2011 mulai diperkenalkan dalam rapat DPP FSP LEM SPSI, namun resistensi dan penolakan yang terjadi berdampak semangat kader FSP LEM SPSI Jakarta Utara untuk mengikuti pelatihan pertama yang menjadi hari terbentuknya BAPOR tanggal 22 April 2011 di Lembang Bandung dengan Bung Hery Hermawan sebagai Komandan BAPOR adalah Wakil Sekretaris II DPP FSP LEM SPSI waktu itu.

Dengan visi menjadi kader buruh yang solid, kompeten dan bermoral serta proaktif dalam berbagai kondisi, sedangkan misi mengembangkan dan meningkatkan keterampilan bagi anggota, meningkatkan soliditas kompetensi dan moralitas, menjadi upaya menarik simpati buruh, melaksanakan fungsi pelayanan pengamanan dan pembelaan, berperan aktif dalam upaya sosial kemasyarakatan.

Setelah beberapa lama, perjuangan keberadaan militan buruh BAPOR FSP LEM ini diakui dan disahkan kelembagaannya, dari pertama yang di cetuskan dan di bangun pada Konsolidasi Nasional FSP LEM di Hotel Central Jakarta pada 28 Juni 2011 beberapa tahun yang lalu.
Pada acara tersebut juga telah di laksanakan peresmian BAPOR oleh Ketua Umum FSP LEM SPSI Bung Harjono (Alm). Dan kesempatan tersebut juga Bung Herry yang menjabat sebagai Komandan (DANPORNAS) untuk Bertanggung Jawab terhadap BAPOR FSP LEM SPSI.
Logo Bapor
Seiring waktu berjalan, BAPOR FSP LEM SPSI berubah kepimpinan yang diawali dengan Surat Keputusan No Kep.13/DPP FSP LEM/SPSI/V/2013 tertanggal 03 Mei 2013 yang memutuskan pemberhentian Bung Herry Hermawan, yang kemudian diangkat Bung Muhammad Sidarta sebagai Panglima (PANGKORNAS).
Berserta itu pula BAPOR juga mengalami sedikit perubahan dari atribut perjuangan sampai logo, yang mereka sebut “BAPOR REVOLUSI”.

“Responsive, Volunteer, Lugas, Siaga dan Inovative” semangat baru BAPOR FSP LEM akan terus diperbaiki dan ditingkatkan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas BAPOR sebagai satuan tugas organisasi dan kaderisasi organisasi.

Dengan ini pun Bapor FSP LEM tidak ada beda dengan sebelumnya, tetap satu komando untuk berjuang demi eksistensi dan kemenangan dalam panji perjuangan organisasi FSP LEM SPSI.

Source : http://www.bapor.or.id/p/sejarah.html

image_pdf